Merinding, Potensi Bencana Besar dan Kerusakan Parah Jika Sesar Lembang Bangun, Bandung hingga Gedebage Dalam Bayang-Bayang Rata Dengan Tanah
Wilayah Akan Hancur Bila Sesar Lembang Bangun
Wilayah tersebut akan mengalami kerusakan yang signifikan apabila terjadi pergerakan pada Sesar Lembang.
Berdasarkan hasil pengamatan menggunakan layanan Google Maps, panjang Sesar Lembang dapat diukur sepanjang 22 kilometer berdasarkan citra satelit.
Meskipun begitu, penelitian lain menyebutkan bahwa panjang patahan ini berkisar antara 20 hingga 27 kilometer.
Dari perspektif teknologi penginderaan jarak jauh LIDAR (Light Detection and Ranging), Sesar Lembang memiliki titik nol yang berawal dari daerah Padalarang.
Rute pergerakan patahan ini akan melintasi sejumlah daerah, meliputi Ngamprah, Cihideung, Lembang, hingga Bukit Batu Lonceng (Cimenyan). Selain itu, dari arah timur, patahan akan melewati Desa Cipanjalu, Kecamatan Cilengkrang, hingga mencapai Kabupaten Bandung.
Laju pergeseran Sesar Lembang diperkirakan mencapai 3,0 hingga 5,5 milimeter setiap tahunnya, dengan potensi peningkatan hingga 4,0 milimeter per tahun.
Baca juga: Simak Resep Bajigur Khas Jawa Barat, Minuman Tradisional Pengusir Kedinginan
Baca juga: Nama Makanan Ini Terinspirasi Dari Bentuk Tubuh, Apa Itu? Makanan Unik Khas Bogor
Dampak dari pergeseran ini dikhawatirkan akan menyebabkan kerusakan di Kabupaten Bandung Barat, termasuk wilayah Ngamprah, Cisarua, Parongpong, dan Lembang yang memiliki jumlah penduduk mencapai 500.000 jiwa.
Cimahi teridentifikasi sebagai zona merah Sesar Lembang, dan riset menunjukkan bahwa pergeseran pada patahan ini akan berdampak langsung pada kota tersebut, mengingat jaraknya yang tidak melebihi 5-6 kilometer dari obyek vital pemerintahan.
Potensi terjadinya gempa sebagai akibat dari pergeseran Sesar Lembang dapat membelah wilayah dari Cimahi hingga Lembang.
Selain itu, diperkirakan bahwa pergeseran ini akan mengakibatkan kerusakan pada beberapa lokasi penting, seperti Sekolah Polisi Negara Cimahi, Observatorium Boscha, Sekolah Staff dan Komando TNI Angkatan Udara, serta lokasi wisata di daerah Lembang.
Pemukiman padat penduduk di sepanjang rute pergerakan Sesar Lembang juga berpotensi untuk meratakan struktur bangunan dengan permukaan tanah, berdasarkan penelitian dari Geoteknologi LIPI yang menyatakan bahwa patahan retak mekanis dapat menyebabkan pergeseran vertikal sekitar 50 sentimeter, meningkatkan risiko ketidakstabilan dan bahkan keruntuhan bangunan yang dilaluinya.
Kelanjutan,
Update Terbaru
CPNS 2026 Dibuka untuk Lulusan SMA, Ini Link SSCASN dan Arah Kebijakan Terbarunya
Senin / 05-01-2026, 16:12 WIB
3 Kabupaten Penghasil Padi Terbesar di Sumatera Selatan yang Mungkin Belum Anda Ketahui!
Senin / 05-01-2026, 15:58 WIB
Pulau Sumatera Dikabarkan Bakal Lakukan Pemekaran! Kabupaten Ini Siap Masuk Wilayah Baru, Bisa Tebak Wilayah Mana Saja?
Senin / 05-01-2026, 15:58 WIB
3 Kecamatan di Kota Banda Aceh Disebut Daerah Paling Ramai, Rumah Saling Berhimpitan, Kuta Alam Jadi Primadonanya?
Senin / 05-01-2026, 15:58 WIB
7 Desa Unik di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat yang Mendapat Favorit dari Berbagai Kelompok Masyarakat, Emang Benar?
Senin / 05-01-2026, 15:58 WIB
Sosok Kvaratskhelia Ini? Berikut Profil dan Biodata Pemain Muda Napoli: Agama, Nama Lengkap hingga Akun Sosial Media
Senin / 05-01-2026, 15:58 WIB
Baleendah Kalah dengan Pandalengan, Inilah 5 Kecamatan Tersempit di Bandung, Nomor 1 Luasnya 20 Kilometer Persegi?
Senin / 05-01-2026, 15:56 WIB
Filosofis! 3 Daerah di Kalteng Ini Ternyata Berasal dari Singkatan, Asal Usul Palangkaraya Sudah Tau Belum?
Senin / 05-01-2026, 15:56 WIB
Bukan Pangalengan Pemenangnya, 5 Kecamatan Tersempit di Kabupaten Bandung, Juara 1 Luasnya Berapa dan di Mana?
Senin / 05-01-2026, 15:56 WIB
Untuk Anak TK dan SD, Inilah 10 Ucapan Hari Guru Nasional Singkat Dijamin Bikin Meleleh Hati Guru Killer
Senin / 05-01-2026, 15:55 WIB
UPDATE Film ManSuang Viral dan Sukses, Aktor Mile Phakphum Tepis Isu Suka Sesama Jenis
Senin / 05-01-2026, 15:55 WIB
