Prabowo Subianto kemudian memberikan klarifikasi terkait reaksi yang muncul akibat ucapannya tersebut. Calon presiden nomor urut 2 itu merasa bahwa masyarakat Indonesia cenderung mengarahkan opini secara berlebihan.

"Itu kan di dalam di antara keluarga ya kan, tetapi biasa orang Indonesia cari-cari, mau dibesar-besarkan," ujar Prabowo seperti yang dilaporkan oleh ANTARA pada Rabu, 20 Desember 2023.

mg1

Prabowo juga menambahkan bahwa ungkapan "Ndasmu" adalah bahasa umum yang sering digunakan oleh masyarakat Banyumas. Oleh karena itu, menurutnya, ucapan tersebut tidak mengandung unsur kasar.

Baca juga: Akui Punya Masalah Mental, Pramudya Kusumawardana Resmi Bercerai Dengan Pelatnas PBSI

Baca juga: Siapa Sebenarnya Bripka Edi Purwanto? Polisi yang Ancaman Pengendara dengan Sajam hingga Viral

mg2
×

Baca juga: 90 Km dari Medan, Sumatera Utara Ini Bakal Ciptakan Sirkuit Raksasa F1 Sepanjang 2,218 Meter, Kapan Rampung?

"Itu di antara keluarga kita bicara, dan itu kan bicara orang Banyumas biasalah bicara-bicara seperti itu," lanjut Prabowo.

Selaku Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto mengimbau masyarakat untuk tidak memperbesar masalah tersebut karena dianggap tidak begitu penting untuk diperdebatkan.

"Enggak usah dibesar-besarkan," tegas Prabowo.***