LINK Nonton Film Dirty Vote, Bongkar DugaanKecurangan Pemilu 2024 Bikin Geger Netizen Twitter X TikTok
Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, menyatakan bahwa Bawaslu tidak menghadapi masalah dengan kritik yang disampaikan selama mereka tetap menjalankan tugas dan fungsi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Dalam jumpa pers di Jakarta pada hari Minggu, Bagja menegaskan bahwa Bawaslu RI dan jajaran pengawas pemilu di daerah telah menjalankan tugas mereka dengan baik, namun ia membiarkan penilaian akhir atas kinerja lembaga tersebut berada di tangan masyarakat.
Film dokumenter "Dirty Vote", yang dirilis oleh rumah produksi WatchDoc di platform YouTube, menyajikan tiga pakar hukum tata negara yang secara bergantian menjelaskan dugaan kecurangan dalam pemilu.
Dalam beberapa bagian, pakar-pakar tersebut juga mengkritik Bawaslu karena dianggap kurang tegas dalam menjatuhkan sanksi terhadap pelanggaran pemilu.
Sutradara "Dirty Vote", Dandhy Dwi Laksono, menggambarkan filmnya sebagai sebuah upaya edukasi bagi masyarakat, terutama menjelang pemungutan suara pada 14 Februari 2024. Melibatkan 20 lembaga dalam pembuatannya, film ini mendapat sambutan hangat dari publik.
Dalam waktu kurang lebih 8 jam setelah penayangan perdana di YouTube, film tersebut telah dilihat oleh lebih dari satu juta orang dan disukai oleh lebih dari 117.000 pengguna YouTube.
